Rabu, 23 Juli 2014

Sosial Ekonomi

| Tidak ada komentar
  Dari segi sosialnya masyarakat desa Kompol kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan ini karakteristik masyarakatnya desa mencerminkan interaksi masyarakat yang ramah, rukun damai terhadap para tetangga dan sopan mudah beradaptasi dengan pendatang seperti halnya kelompok KKN (kuliah kerja nyata) di sambut dengan ramah dan baik serta terbuka dalam hal komunikasi terkait desa kompol.
  Kondisi sosial ekonomi masyarakat desa kompol ini mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai petani melihat potensi pertaniannya dalam hal (jagung, padi, kacang tanah dan ubi kayu). Masyarakat desa Kompol rata – rata berpencaharian bertani karena itu peluang dibidang ekonominya yaitu dari hasil pertanian yang bisa dijual secara langsung atau diolah menjadi makanan.
  Desa Kompol yang mayoritas penduduknya adalah petani dari hasil tanaman palawija seperti kacang tanah mempunyai luas tanah 69 Ha dengan hasil panen 1,7 Ton/Ha bisa mempunyai nilai jual sebesar Rp. 5.300.000, jagung dengan luas tanah yang ditanami yaitu 98 Ha, sedangkan ubi kayu dengan luas tanah 14 Ha dari hasil panen 10 Ton/Ha bisa menghasilkan nilai rupiah sebesar Rp. 7.600.000 pertahun/perpanen. Hasil tanaman padi diladang dengan luas tanah 273 Ha dengan hasil panen 1.500 Ton/Ha yang menghasilkan nilai jual Rp. 9.000.000. hasil tanaman buah-buahan diantaranya (mangga, rambutan, salak dan pisang), hasil perkebunan seperti mangga mempunyai luas tanah 8 Ha dengan hasil panen 1,2 Ton/Ha nilai jualnya perpanen Rp. 6.200.000 selanjutnya rambutan dengan luas tanah 6 Ha menghasilkan hasil panen 1,2 Ton/Ha dengan  nilai Rupiah sebesar Rp. 3.100.000 perpanen. Salak sangat sedikit sekali hasil tanamannya yaitu mempunyai luas tanah 1 Ha dengan hasil panen 0,1 Ton/Ha yang menghasilkan nilai rupiah sebesar Rp. 750.000 selanjutnya jenis buah pisang 6,1 Ha luasnya dengan hasil panen 1 Ton/Ha perpanen dan bisa menghasilkan nilai jual Rp. 4.100.000. Dari uraian diatas jelas sekali potensi yang ada di desa Kompol adalah dibidang pertanian seperti tanaman Palawija dan tanaman Buah-buahan dan dari hasil pertanian tersebut menghasilkan ekonomi yang bisa menjadikan masyarakat sejahtera apabila hasil tanamannya dimanfaatkan secara benar dan tepat.
  Status kepemilikan pertanian tanaman pangan di desa Kompol yaitu yang menjadi pemilik tanah sawah berjumlah 599 orang, pemilik tanah tegalan/ladang berjumlah 253 orang dan sebagai penyewa atau penggarap 70 orang serta penyakap 30 orang dan buruh tani berjumlah 120 orang.
Mekanisme pemasaran hasil pertanian tanaman pangan dan hortikultura yaitu dengan cara :
1.      Dijual langsung ke konsumen
2.      Dijual melalui tengkulak
3.      Dijual melalui pengecer


gambar 1 : hasil panen kacang warga

Label :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Terpopuler